Perkuat Swasembada, Satgas Dorong LTT dan Brigade Pangan di Aceh Barat Daya
Blangpidie (29/08/2025) - Tim Satuan Tugas Swasembada Pangan Kementan untuk Provinsi Aceh laksanakan kegiatan koordinasi data Optimasi Lahan dan percepatan pembentukan Brigade Pangan (BP) bersama dinas Pertanian dan Pangan kabupaten Aceh Barat Daya pada Jumat - Sabtu, 29 - 30 Agustus 2025. Tim Satgas Swasembada pangan yang diwakili oleh Sepdrian Dwikirana Putra, S.Ikom dan Bayu Arta Ramadhan, S.Pt diterima oleh Kepala Dinas, Kepala Bidang terkait serta Koordinator Data dan penyuluh pendamping dari masing-masing wilayah binaan. Bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kab Aceh Barat Daya, Tim satgas melakukan sinkronisasi data LTT dan Oplah berdasarkan data yang telah dilaporkan oleh penyuluh atau mantri tani kedalam aplikasi epusluh, aplikasi laporan utama serta pelaporan data ke LO Provinsi Aceh.
Selain itu, tim Satgas Swasembada Pangan bersama Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kepala Bidang Tanaman Pangan (TP) dan Kepala Bidang Penyuluhan juga berkoordinasi terkait perkembangan pembentukan Brigade Pangan di Kab Aceh Barat Daya. Azwar menyebukan “Saat ini sudah terbentuk 2 BP dan akan dibentuk 1 BP lagi untuk Kab Aceh Barat Daya”, ujar Kepala Bidang Penyuluhan Kab Aceh Barat Daya tersebut. Adapun luasan lahan dari masing-masing BP tersebut seluas 200 Ha.
Menyikapi hal tersebut, Tim satgas Swasembada Pangan berdasarkan pedoman pembentukan BP menyampaikan bahwa luas minimum pembentukan BP seluas 150. “Cukup dengan lahan seluas 150 Ha sudah memenuhi syarat pembentukan BP” ujar Sepdrian. Sehingga dengan target Kepala Bidang Penyuluh yang awalnya hanya menargetkan pembentukan 3 BP bisa dibentuk sampai 4 BP sesuai target Pusat Kementan. Luasan lahan yang sudah diverifikasi oleh Universitas Teuku Umar di Kabupaten Aceh Barat daya seluas 781 Ha.
Kegiatan Satgas Swasembada Pangan tidak hanya berhenti pada kunjungan ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Barat Daya. Rangkaian acara dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2025 yang berada di Kabupaten Setia dan Kabupaten Tangan-tangan. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melihat secara nyata potensi lahan yang akan dioptimalkan, sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur, sarana produksi, serta dukungan petani dalam mendukung percepatan tanam.
Melalui peninjauan tersebut, Satgas Swasembada Pangan bersama jajaran dinas terkait mendapatkan gambaran kondisi lapangan, termasuk tantangan yang dihadapi petani, sehingga langkah percepatan LTT (Luas Tambah Tanam) dapat lebih terarah dan tepat sasaran. Harapannya, Oplah 2025 di Kabupaten Aceh Barat Daya dapat menjadi model percepatan produksi pangan dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Provinsi Aceh. (BAR)