Jalin Sinergitas Ketahanan Pangan, Satgas Swasembada Pangan Kunjungi Yonif TP 856/SBS
Tim Satuan Tugas Swasembada Pangan Kementan untuk Provinsi Aceh bersama Perwira Pendamping dari TNI melakukan kunjungan ke Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 856/Satria Bumi Sakti (Yonif TP 856/SBS) di Desa Meunasah Tengouh, Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh pada Sabtu, 16/08/2025. Komandan Yonif TP 856/SBS Letkol Inf. Indra Rukmana, S.H. beserta jajaran perwira dan prajurit satuan menyambut hangat Tim Satgas yang diwakili oleh Dr. Rachman Jaya, S.Pi., M.Si. (Kepala BRMP Aceh), Nandi Hendriana, S.T. M.Kom. (BRMP PKH), dan Kolonel Inf. Muhammad Ridha, S.S., S.I.P., M.I.Pol., M.Han. (Mabesad).
Seperti disampaikan Kepala BRMP Aceh, yang juga Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan Kabupaten Nagan Raya, tujuan Tim Satgas berkunjung adalah dalam rangka menjalin sinergi dan kerja sama strategis dalam bidang ketahanan pangan dan pemanfaatan potensi sumber daya lokal termasuk di lingkungan satuan TNI.
Sementara itu, Danyonif TP 856/SBS menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut, serta berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi satuan maupun masyarakat sekitar. "Sinergi lintas sektor seperti ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional di berbagai bidang," ujar pria asal Langsa tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Tim Satgas Swasembada Pangan melakukan peninjauan lokasi di Markas Yonif TP 856/SBS yang dijadikan sebagai area pertanian dan perikanan, a.l. area peternakan kambing, tanaman hortikultura, dan kolam pengembangan ikan. Dr. Rachman mendorong Kompi Pertanian, salah satu Kompi yang ada di Yonif TP, untuk menerapkan Pertanian Close Loop atau pertanian siklus tertutup yaitu sistem pertanian yang mendaur ulang semua nutrisi dan bahan organik kembali ke tanah tempat tumbuhnya. "Praktik ini bertujuan untuk menjaga kadar nutrisi dan karbon dalam tanah, sehingga pertanian dapat dilakukan secara berkelanjutan," ungkapnya.
Kol. M. Ridha meyakini dengan kunjungan ini akan memperkuat untuk kolaborasi antara Kementan dan TNI dalam pencapaian swasembada pangan dan berharap akan membuka jalan untuk kerja sama lainnya di bidang pertanian. "Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara TNI dan Kementerian Pertanian, khususnya dalam mendukung program nasional di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan ketahanan pangan di wilayah perbatasan dan pedalaman," pungkas perwira asal Makassar tersebut. (@n)